::Cyclers Life Journey and Other Issue::

Rabu, Juli 25, 2007
Movie: Alone
Hari sabtoe iang laloe, stela pada doewa hari sebeloemnja ik ditelpon oleh ik poenja kawan, si Heggi, bahoewa diaorang poenja kekasih bole ndapetin itoe 50 tiket nonton gratis di blitzmegaplex van radio Prambors, ik bole dapet kesempatan diadjak menjaksiken saboewah film horror van nagri gadjah poetih, iaitoe ALONE. (Loemajan boewat mengisi liboeran.)

NO ONE WANTS TO BE... ALONE


Kerna hari ini adala premiernja film terseboet di blitzmegaplex, djadi ik kassie resensi boewat koweorang pada iang maoe nonton itoe film poen. Soepaja tida menjesal paas keloewar dari theaternja. En soepaja tida menjesal di kemoedian hari.

Film ini bertjerita tentang sepasang kembar siam, bernama Pim dan Ploy. Mereka tersamboeng di toeboeh bagian peroet. Karena soewatoe alasan, pada achiernja merekaorang berpisah toeboeh. Dan Ploy meninggal pada saat merekaorang dipisahken.

(OPENING SITUATION) Seoul, Korea Selatan. Ditjeritaken bahoewa hari itoe Pim beroelangtahoen iang ke 31 dan teman-temannja kassie surprise atawa kedjoetan pesta ketjil-ketjilan. Di sela-sela pesta ketjil itoe, kawan Pim bikin satoe permainan ramal. Dan disitoe diramalkan bahoewa Pim akan mendapetkan sesoewatoe iang boeroek. Kawan pim terseboet poen bertanja: "Apakah kaoe perna mengingkari seboewah djandji besar?" Pim tida mendjawabnja, kerna dia dan sedjoemlah kawan-kawannja iang laen hanja menganggap ramalan kartoe itoe sebage seboewah permaenan sadja. Tida perloe dianggap serioes

Tiba-tiba ada seboewah telepon dari seboewah roema sakit di Thailand iang mengabarkan bahoewa Iboe Pim haroes dirawat di roema sakit dan mengharoeskan Pim beserta kekasihnja, Wee, haroes koembali ka Thailand (Pim dan Wee telah menetap di Seoul). Iboe Pim terkena Stroke. Tida bisa bitjara dan bergerak.

(GENERATING CIRCUMSTANCES) Setelah menemoei dokter di roema sakit, Pim dan Wee koembali ka roemah Orangtoewa Pim. Roemah itoe sangat besar, dan toewa. Di roemah inilah doeloe Pim dan Ploy hidoep bersama. Pim dan Ploy dahoeloe sempat berdjandjie, bahwa mereka tidak akan berpisah sampai mati. Dari roemah inilah kemoedijan Pim mengalami beberapa kedjadian aneh. Moelai dari moentjoelnja baiangan Ploy di tjermin, goeling tidoer iang beroebah mendjadi majat Ploy, sampe jenazah Ploy iang bergelantoengan di roewangan tidoer.

(RISING CONFLICT) Moelanja Pim hanja menganggap ini seboewah imadjinasie. Tapi Pim moelai menjalahkan dirinja. "Akoe iang memboewat Ploy meninggal", katanja. Wee poen achiernja menjadari semoewa keanehan iang menimpa Pim. Dan memperkenalkan temannja, seorang pskiater pada Pim. Pim pada moelanja marah. Tetapi atas boedjoekan Wee dan Pskiater terseboet, Pim achiernja maoe berkonsoeltasie dengan si Pskiater.

(CLIMAX) Roepanja, pskiater dianggap oleh Pim tida mampoe mengatasi permasalahannja. Kerna ia masih sahadja teroes didatangi oleh arwah Ploy. Bahkan Pim sampai membakar seloeroeh badjoe-badjoe mereka pada saat masih menjatoe bersama dahoeloe.

Djalan keloewarnja, sepertinja mereka haroes kembali lagi ke Seoul. Dengan begitoe moengkin Pim tida akan lagi melihat baiangan dan hantoe Ploy. Tapi niat itoe tergandjal kerna Iboe Pim masih sakit dan tida bisa dibawa ke Seoul. Walaoepoen dipindah ke roemah sakit di Seoul sekalipoen, kerna kondisienja sangat lemah.

(CONFLICT DOWN) Lama kelamaan, moeak atas segala keanehan dan kedatangan arwah Ploy, Wee memutuskan mengoeroes kepindahan Iboe Pim ke Seoul, entah bagaimana tjaranja haroes bisa dipindah. Wee sampai haroes memboedjoek dokter. Di sela-sela lobinja ke dokter, Wee melihat Iboe Pim ingin mengatakan sesoewatoe. Dan Wee mendengarnja.

(FLASHBACK) Kemoedian, ditjeritakan bagemana Pim dan Ploy bisa berpisah. Doeloe, Pim dan Ploy berada di satoe roemah sakit iang sama dengan tempat Wee dirawat. Bakat menggambar Wee tersaloerkan ketika melihat ketjantikan Pim. Pada achiernja, Wee sering menggambar sepasang kembar siam itoe. Wee tidak moengkin menjoekai kedoewanja. Wee hanja menjoekai Pim. Pim poen berperasaan sama. Tapi Ploy tjemboeroe. Bahkan pada saat kepoelangan Wee dari roemah sakit, Ploy menghalang-halangi Pim untuk bertemoe dengan Wee.

Wee menitipkan seboewah goeloengan kertas bergambar Pim iang sedang doedoek seorang diri. Ketika melihatnja, Ploy mendjadi geram dan merobek-robek gambar itoe. Pim dan Ploy poen mendjadi sering bertengkar. Pada achiernja mereka ingin berpisah badan. Tapi Ploy tidak maoe. Pim teroes memaksa. Ploy iang tida tahan, pada achiernja mentjekik Pim sampai mati. Karena Pim mati, mereka achiernja dipisahkan.

(CLIMAX II) Wee mengikoeti perkataan iboe Pim. Wee pergi ke koeboeran Ploy. Alangkah terkedjoetnja Wee ketika melihat siapa nama iang ada di batoe koeboeran. Tertoelis disitoe "Pim Wattanakul 1975-1990". Djadi selama ini, ternjata iang telah meninggal adalah Pim, boekan Ploy. Ploy telah meroebah diri mendjadi Pim, dengan melepas katjamata, dan memboewat goresan di tangan seperti tangan Pim. Semoewa itoe dilakoekan hanja karena Ploy menginginkan tjinta Wee.

Wee kembali ke roemah dengan perasaan tjampoer-adoek. Ploy (masih dalam samaran mendjadi Pim) mengatakan bahoewa Iboenja telah meninggal sedjam iang laloe. Kondisinja tiba-tiba memboeroek. (Padahal, Ploy telah memboewat iboenja sendiri meninggal dengan mentjaboet selang nafas). Pim (Ploy) mengatakan bahwa Iboenja sempat mengatakan sesoewatoe koetika maoe meninggal. Tetapi tida djelas.

Kata Wee: "Akoe telah mengetahoei apa iang dia (Iboe) katakan. Apa kaoe khawatir akan apa iang akan dia katakan kepadakoe?" Wee poen langsoeng to the point: "Siapa Namamoe?" Tapi Ploy tidak djoega mengakoe. "Namakoe Pim..." Wee iang telah kesal membeberkan semoeanja. "Djadi, kalian berpisah karena akoe?" kata Wee. "Mengapa kamoe tega, padahal itoe soedara kamoe sendiri." Wee meninggalkan Ploy. Tapi Ploy tiba-tiba menghantam Wee dengan benda toempoel sampai Wee pingsan, dan mengikatnja.

Ketika Wee tersadar, Ploy menghampirinja iang sedang terikat di koersi. Ploy mentjeritakan keketjewaannja. Mengapa semoewa orang mentjintai Pim, sedangkan Akoe tidak, katanja. "Kaoe djoega! Mengapa kaoe tidak bisa mentjintaikoe padahal kami begitoe mirip? Mengapa kaoe beroebah membentjikoe setelah mengetahoei akoe ini Ploy?". Ploy poen sempat menoesoekkan djaroem soentik ketika aken memberikan insoelin kepada Wee iang terkena diabetes itoe. Dan djaroem itoe ditinggalkan di peroet Wee.

Kekedjaman Ploy terganggoe kedatangan pembatoe mereka, Noi, iang kembali ke roemah kerna ponselnja tertinggal. Ploy menemoei Noi. Kesempatan itoe digoenakan Wee oentoek beroesaha melepas ikatan tali. Oesaha itoe berhasil. Tetapi roepanja Ploy telah menjiram seisi roemah dengan bensin. Bahkan Noi poen diboenoehnja. Kata Ploy: "Keloewarlah! ataoe roemah ini koebakar!" Pada akhirnja, mereka berdoewa bergoemoel. Ploy mentjekek Wee. Tapi tiba-tiba, dalam pandangan Ploy, Wee terlihat seperti Setan Pim. Ploy iang kaget poen moendoer. Wee menjelamatkan dirinja. Tapi Ploy menjerboenja lagi dengan benda-benda keras. Wee poen akhirnja mendjatoehkan seboewah lemari ke diri Ploy. Ploy poen terperangkap oleh lemari kajoe itoe.

(ENDING) Wee langsoeng keloewar roemah. Sedangkan Ploy masih terperangkap dalam lemari. Dari bawah kaki Ploy, sosok majat Pim tiba-tiba merangkak naik sampai moeka-bertemoe-moeka. Ploy mendjerit. Api poen achiernja membakar lemari itoe. Ploy pada akhirnja meninggal djoega.

(CLOSING) Wee mendatangi makam kedoewa kembar itoe. tertoelis: "Pim Wattanakul 1975 - 1990, Ploy Wattanakul 1975 - 2006"

END


Kommentaar ik : Film iang loemajan bagoes tjeritanja, tida terpakoe pada tjerita takhajoel (bandingkan dengan film horror Indonesia!). Kemoentjoelan hantoe-hantoenja sering mengagetkan, dan sosok hantoenja poen loemajan seram. Film ini menekankan tjerita iang koewat dibanding horrornja. Seperti film horror Thailand sebeloemnja (Shutter) iang disoetradarai oleh soetradara iang sama, Film ini memboetoehkan penalaran pada saat menontonnja dan memboewat penonton ikoet berpikir apa iang sebenernja sedang terdjadi.
ditoelis samah cyclers tatkala 7/25/2007 03:20:00 PM  
2 Kommentaar:
  • At 9:54 PM, Juli 25, 2007, Blogger rega said…

    aaaang argo spoilerr!argo kamu tahu ngga saya udah nungguin film itu dari bulan lalu dan udah berencana nonton di blitz bdg tapi terpaksa GAGAL gara2 pacar musti pulang ke surabaya.GYARRRGGHH.im really alone now! *srotsrott*

     
  • At 12:15 PM, Juli 26, 2007, Blogger cyclers said…

    Oentoek semoewa orang iang oeda penasaran samah film inih, dan sedang berentjana menontonnja dengan rasa penasaran, ik minta ma'ap iang besar-besarnja..

    Tida bermaksoed spoiler itoepoen...

    Tapi moengkin ik iang tida pinter bikin resensi, malah mendjadi membeberkan seloeroeh hal iang telah ik tonton di film inih...

    Sekali lagi mohon mahap itoepoen...

     
Poskan Komentar
<< Home
 
Iang Poenja Blog

Nama: cyclers
Asal: Bandoeng, West Java, Indonesia
Tentang Ik: -Argo Cahyadi- -Djakarta 051289- -Architecture ITB- -99% Jabodetabek- -1% Bandoeng-
Your French Name is:
Chaney Riviere
Liat iang lebih lengkap poen!
Pengoendjoeng
free web counter
free web counter
Tempo Doeloe
Arsiep
YM Statoes
Sprechen Sie!
Tjari Wang!

Make Internet, dibajar!

Kawan-kawan
Laman Laen
Dikoewatin samah:

Free Blogger Templates

BLOGGER ShinyStat

Nieuws van Media Indonesia
Ramalan Tjoewatja